WALI Band “Kita Bukan Bang Toyib”

“Sayang, aku bukanlah Bang Toyib
Yang tak pulang-pulang
Yang tak pasti kapan dia datang

Sabar Sayang, sabarlah sebentar
Aku pasti pulang karna aku bukan
Aku bukan Bang Toyib

Sudah tunggu saja diriku di rumah
Jangan marah-marah, duduk yang manis ya
Aku lagi sibuk Sayang, aku lagi kerja Sayang
Untuk membeli beras dan sebongkah berlian…”

Itulah penggalan lirik-lirik jenaka yang dimasukkan band WALI dalam single terbaru mereka, “Aku Bukan Bang Toyib”. Minggu, 19 Desember, band ini mulai menjalani syuting video klip single “Aku Bukan Bang Toyib” di parkiran Mal Bekasi Square, Bekasi.

Single ini sendiri akan menjadi salah satu single jagoan yang dipasang WALI dalam album terbaru mereka. Sebagai label, NAGASWARA berencana merilis album terbaru band yang beranggotakan Apoy (gitar), Faank (vokal), Ovie (keyboard), dan Tomy (drum) di awal tahun 2011. Menurut Apoy, single “Aku Bukan Bang Toyib” dan keseluruhan album terbaru WALI, memiliki benang merah dari konsep album “Cari Jodoh”.

“Kalau album ‘Cari Jodoh’ kan banyak berkisah soal kita yang belum punya jodoh saat itu. Nah, di album terbaru ini, lagu-lagu kita akan bercerita seputar persoalan orang yang sudah menikah,” kata Apoy, pencipta lagu-lagu WALI.

Salah satunya adalah kisah yang digulirkan dalam single “Aku Bukan Bang Toyib”. Siapa pun mahfum, sebutan “Bang Toyib” selalu ditujukan kepada para suami pekerja keras yang lupa pulang ke rumah, lupa kepada anak dan istri. Sebaliknya, meski tergolong ke dalam suami-suami pekerja keras, para personil WALI tak mau disamakan ke dalam jenis “Bang Toyib” di atas. Bang Toyib dalam versi band itu, adalah Bang Toyib yang memang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan anak istri mereka.

“Jujur saja, sekarang istri-istri kita mulai teriak karena kesibukan kita yang luar biasa. Tapi kesibukan kita itu karena benar-benar kerja. Bukan sengaja menjadi Bang Toyib yang lupa anak istri. Artinya sesibuk apa pun, kita pasti pulang ke rumah,” terang Apoy.

Namun demikian, secara musikalitas, Apoy memastikan bahwa WALI tidak berubah. Sejak awal, WALI telah sepakat untuk tampil dengan karakter musik yang ringan, agar mudah diterima sebagian besar masyarakat Indonesia.

Pilihan ini, tentu saja sebanding dengan kesuksesan besar yang diraih WALI sejak menelurkan album “Cari Jodoh” di tahun 2009. Hingga bulan Desember 2010 ini, WALI telah mencatat pemakaian Ring Back Tone (RBT) dari lagu-lagu mereka di titik 25 juta pengguna. Sulit membayangkan jika ada band lain di Indonesia atau dunia yang dapat melampaui rekor band dari Ciputat, Tangerang Selatan ini.

“Hanya saja, ada filosofi tersendiri di album terbaru WALI. Filosofi-filosofi itulah yang sangat mempengaruhi tema dari lagu-lagu yang kita buat,” jelas Apoy.

Di tengah kesibukan mereka menyelesaikan album terbaru, Faank sang vokalis, sempat merekam suaranya bersama penyanyi asal Malta yang sukses di Eropa, Fabrizio Faniello dalam dua nomor, yakni “Cari Jodoh” (“I No Can Do”) dan “Baik-baik Sayang” (“My Heart is Asking You”). Menandai penyelenggaraan NAGASWARA Music Awards 2010 pada 7 Desember lalu, Faank dan Fabrizio kerap tampil berduet dalam beberapa kesempatan. *** PR

About nagaswara

NAGASWARA LABEL, PUBLISHING,ARTIST MANAGEMENT, RADIO TEMEN, MAGAZINE, NSTV, PICTURES, CAFE & RESTO. All about NAGASWARA Business & News Update ...
This entry was posted in Info and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s