Refleksi Nagaswara Music Awards 2010

Musik bukan sekadar/sebatas komoditas, tapi sebagai karya, musik juga punya hak untuk dinilai dan disematkan ”pengakuan” serta ”penghargaan” yang tak ternilai.

Kebanggaan dan kepuasan para insan musik di negeri manapun, pastilah tidak terbatas pada tumpukan pembayaran dengan uang, tapi ada masanya karya itu jauh lebih mahal ketika diuji, kemudian secara objektif diberi sanjungan atau sebaliknya.

Inilah ternyata yang menjadi salah satu pilar utama pemikiran Rahayu Kertawiguna, bos Nagaswara Records yang bercokol di Jakarta. Dia ingin memberi penghargaan lain di luar hitungan bisnis yang berlangsung. Maka sejak beberapa tahun lalu, Rahayu mengaku memelihara kegelisahannya soal itu. Dia menyebut, salah satu yang membuatnya akan ”hakul yakin” mewujudkannya, ketika dia merasa secara kuantitas telah memroduksi musik dalam jumlah yang banyak. Maka ketika artis musik (mulai dari yang berstatus solo sampai band) yang bernaung di bawah bendera Nagaswara sudah mencapai 373, Rahayu menganggap, inilah saatnya.

Nagaswara Music Awards 2010. Ini benar-benar diwujudkan. Bukan dalam perhelatan ala kadar, tapi benar-benar dibuatkan sebuah ”pesta” yang serius, profesional, sehingga apa yang disajikan bukan lagi hanya pesta keluarga Nagaswara, tapi sudah melebar dibuat sebagai salah satiu tontonan menarik di penghujung tahun 2010 ini. Banyak orang beranggapan, ah, ini kan cuma pesta Nagaswara saja. Jadi bisa dibikin suka-suka.

Tidak! Sejak mengumumkan akan membuat acara ini, Rahayu sudah menekankan kata ”profesional”. Maka tak heran kalau kemudian pekerjaan ini benar-benar diserahkan kepada para ahlinya. Mulai dari ahli panggung sampai ahli ”menilai”. Meski ini pestanya Nagaswara, bukan berarti penghargaan yang diserahkan kepada para artis berdasarkan suka atau tidak suka-nya Rahayu sebagai pimpinan Nagaswara.

Selain tim produksi (dimokandani Oleg) yang terus bergelut dengan bentuk sajian yang dilaksanakan 7 Desember 2010 di Istora Senayan, tim juri independen juga dipekerjakan. Terdiri dari para wartawan dan pengamat musik. Sepanjang akhir Oktober hingga November 2010, tim juri yang diketuai Hans Miller Banurea, bekerja dalam dua sesi. Yang pertama untuk kategorisasi dan memilih semifinalis di masing-masing kategori, dilanjutkan penjurian final. Ada nama Bens Leo (pengamat musik), Remy Soetansyah (wartawan/pengamat musik), Naniel Yakin (wartawan/pengamat musik) dan Frans Sartono (wartawan senior).

Tanpa intervensi sedikitpun, mereka bebas menentukan siapa yang layak jadi peraih penghargaan Nagaswara Music Awards 2010. Di sisi lain, kasakusuk.com sendiri mencoba mencari pembanding dengan melakukan polling beberapa kategori yang disiapkan Nagaswara Music Awards 2010. Sebagaimana layaknya polling, siapa saja berhak/boleh mengisi/memilih. Jatuhnya adalah terfavorit.

Pastilah ada beberapa yang berbeda, tapi lebih banyak akhirnya mirip-mirip dengan apa yang ditentukan dewan juri. Ada beberapa penghargaan yang memang langsung ditentukan oleh Nagaswara sendiri, misalnya, penghargaan kepada toko-toko musik yang konsisten tidak menjual bajakan. Ini sangat sejalan dengan perjuangan Rahayu selama ini dalam memerangi pembajakan musik di jagad nusantara. Kembali kepada esensi Nagaswara Music Awards itu sendiri, apa yang dicetuskan oleh Rahayu ini adalah sesuatu yang seharusnya.

Dengan adanya Nagaswara Music Awards, diharapkan kelak akan muncul awarding untuk musik keseluruhan, sehingga gairah para seniman musik menggeliat lagi, tidak berkutat pada pencapaian angka rupiah, tapi lebih dari itu, ada penghargaan karya yang tidak ternilai.

Bravo Nagaswara Music Awards. Bravo Rahayu Kertawiguna. Bravo musik Indonesia! (hmb)

About nagaswara

NAGASWARA LABEL, PUBLISHING,ARTIST MANAGEMENT, RADIO TEMEN, MAGAZINE, NSTV, PICTURES, CAFE & RESTO. All about NAGASWARA Business & News Update ...
This entry was posted in Info and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s