NAGASWARA Music Awards 2010, “NAGASWARA for The World”

Semula, judul di atas terasa berlebihan bagi NAGASWARA, label dengan 373 artis. Namun, nyatanya tidak ada yang tidak mungkin digapai dalam hidup selama istiqomah dengan niat, dan mau bekerja keras. Sejak didirikan 11 tahun yang lalu oleh Rahayu Kertawiguna, NAGASWARA bertekad untuk menyumbang karyanya kepada dunia musik Tanah Air, dan industri musik dunia. Saat ini, NAGASWARA telah menjadi bagian dari peradaban musik dunia!

Pencapaian spektakuler yang ditorehkan band WALI, menjadi salah satu bukti. Selain karyanya diunduh oleh lebih dari 20 juta pengguna RBT, lagu-lagu band asal Ciputat, Tangerang ini juga telah dialihbahasakan dan dinyanyikan ulang oleh penyanyi asal Malta, Fabrizio Faniello.  Siapa mengira jika 2 lagu WALI, “Cari Jodoh” (“I No Can Do”) dan “Baik-baik Sayang” (My Heart is Asking You”), kini popular di seantero Eropa.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil karya seluruh artisnya, NAGASWARA dengan bangga mempersembahkan ajang musik dan awarding, NAGASWARA Music Awards (NMA) 2010. Hajatan “tak biasa” ini akan digelar di Istora Senayan Jakarta, pada Selasa, 7 Desember 2010. Sejumlah artis dan musisi besar NAGASWARA seperti WALI, Kerispatih, T2, Ruth Sahanaya, Ahmad Dhani, Titi DJ, The Dance Company, D’Duta, Mahadewi, The Virgin, The Sister, Zivilia, Ussy, RADJA, Delon, Katon Bagaskara, serta penampilan khusus dari Fabrizio Faniello dan Keith Martin, siap memeriahkan hajatan akbar akhir tahun tersebut.

Sebagai ajang awarding, NMA 2010 diisi dengan persaingan di 4 kategori Nominasi Utama, 12 kategori Nominasi Pendukung, dan 8 Penghargaan Khusus NAGASWARA kepada para musisi dan mereka yang telah menyuguhkan karya-karya terbaik, sekaligus menjadi bagian dari satu dekade perjalanan NAGASWARA di ranah musik. Untuk memastikan siapa-siapa yang terbaik di kelasnya, dewan juri yang terdiri dari para wartawan senior dan pelaku musik, yakni Hans Miller Banurea (Ketua), Remy Soetansyah, Bens Leo, Frans Sartono, Naniel CH. Yakien dan Budi AC, telah bekerja keras selama kurang lebih 1 bulan, menyeleksi dan memilih di antara ratusan karya dalam rentang waktu 1 tahun (dari November 2009 – November 2010).

Untuk itu, 5 nominator pada tiap kategori telah diputuskan. Berbagai kejutan mencuat lewat nama-nama baru yang menggeser muka lama. Dan puncaknya, NMA akan memilih 1 yang terbaik di antara 20 kategori awarding tahun ini. Meski tercetus dan lahir dari dan untuk para artis NAGASWARA, dewan juri secara indipenden dan obyektif melakukan seleksi. Hal ini tentu saja perlu dikedepankan guna menjaga fairness penilaian, dan mendudukkan NMA 2010 sebagai the real awarding”.

Sebagai sebuah suguhan panggung yang ditonton sekitar 7000 tamu undangan, NMA 2010 didesain classy, namun membumi, dengan berbagai kolaborasi musik. Secara keseluruhan, acara ini dikonsep oleh Planet Design Indonesia dan Merah Putih Persada, dengan sutradara Oleg Sanchabahktiar. Sementara, musikalitas para penampil, diaransemen oleh Magenta Orchestra pimpinan Andi Ryanto. Kemeriahan dan kehebohan NMA 2010, selanjutnya akan dilengkapi lewat aksi para host-nya, yakni Dimas Beck, Andhika Pratama, Ben Kasyafani, dan Olga Syahputra. Sebagai media partner, antv akan merekam acara ini dan menyiarkannya kembali pada 18 Desembet 2010.

“Kita sadar sepenuhnya, hajatan ini tidak akan bisa memuaskan semua pihak. Tapi kita punya semangat dan tekad untuk terus membangun dunia musik. Dan nantinya, di setiap tahun, kita berharap untuk tetap menghadirkan NMA ini,” kata CEO/ Produser NAGASWARA, Rahayu Kertawiguna.

Konperensi Pers Nominator NMA 2010 ini, juga ditandai dengan pemberian sebuah gitar listrik berukir naga, yang diserahkan langsung oleh pembuatnya Supriyadi kepada Rahayu Kertawiguna. Gitar berukir naga tersebut, adalah edisi khusus yang dibubuhi tandatangan bos NAGASWARA dengan no. seri: RKM – 00 1NS. Bagi Supriyadi, pengusaha gitar asal Bogor, Jawa Barat, NAGASWARA adalah inspirator. Jika NAGASWARA dikenal sebagai label “peternak band”, maka Supriyadi dikenal sebagai “peternak gitar”.

Semangat, tekad memang telah menjadi harga mati bagi NAGASWARA dalam berkarya. NAGASWARA Music Awards, menjadi awarding satu-satunya yang pernah digelar oleh label rekaman di Indonesia. Kebanggaan ini, juga menjadi milik masyarakat Indonesia, media pers, yang secara simultan dan tak kenal lelah telah menjadi bagian NAGASWARA selama bertahun-tahun. “NAGASWARA Music Awards 2010, NAGASWARA for The World”. Salam musik Indonesia! *** PR


About these ads

About nagaswara

NAGASWARA LABEL, PUBLISHING,ARTIST MANAGEMENT, RADIO TEMEN, MAGAZINE, NSTV, PICTURES, CAFE & RESTO. All about NAGASWARA Business & News Update ...
This entry was posted in Info and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s